Partisi harddisk pada sistem operasi open source
A. Jenis-jenis partisi pada Linux :
1. Partisi Root
Memiliki simbol ( / ) digunakan untuk menginstall sistem Linux
2. Partisi /swap
Partisi tambahan memori ketika RAM sudah tidak mencukupi & saat itu sitem juga menjalankan suatu program. Partisi ini memiliki ukuran 2x dari RAM.
3. Partisi /home
Partisi ini sebagai tempat penyimpanan data dari pengguna dan untuk meletakkan file konfigurasi
4. Partisi /boot
untuk menyimpan file boot loader dan semua images dari kernel. Memiliki besarnya partisi bernilai minimum 100MB.
5. Partisi /usr
Partisi ini berfungsi untuk menyimpan file binary dari linux
6. Partisi /tmp
Partisi untuk menyimpan file temporary
Partisi opt berisi aplikasi yang dapat diakses oleh semua user
8. Partisi /var
Partisi untuk menyimpan semua perubahan yang terjadi pada sistem saat sistem berjalan normal
9. Partisi /etc
direktori tempat file konfigurasi berbagai macam service dan program yang terinstall di dalam sistem
B. Berikut langkah-langkah membagi harddisk pada virtual machine
1. Download Gparted live,
digunakan untuk meresize pratisi2. buka virtual box
untuk menyetting
17. Klik exit
Penjelasan :
· Kata “ sd “ mengacu pada drive jenis perangkat berupa SATA, CD/DVD.
· Kemudian untuk huruf ketiga setelah kata “ sd “ itu merupakan urutan perangkat partisi dimulai dari huruf ( a, b dll.)
· Untuk angka-angka setelah huruf ketiga itu mengacu pada partisi perangkat yang dimiliki, urutannya dimulai dari 0.
Sumber :
http://mamanardiansya.blogspot.com/2015/09/macam-macam-partisi-pada-sistem-operasi.html
http://agunguta.blogspot.com/2016/09/jenis-jenis-partisi-gnudistro-linux-dan.html
https://liteteknoid.com/5-macam-file-system-yang-terdapat-pada-system-operasi/
https://linux.vpslabs.net/jenis-file-sistem-di-linux/
https://qastack.id/ubuntu/56929/what-is-the-linux-drive-naming-scheme



















Komentar
Posting Komentar